Header Ads

Cara Mengatur Permission Folder 755 dan File 644

Joherujo - Lama juga kagak menulis tentang tips linux. Hampir lupa jika awal mula blog ini adalah tentang linux :)

Sekarang mau coba nulis tentang file permission lagi, tapi agak sedikit beda dengan sebelumnya karena ada unsur logika yang rada-rada oon berat wkkk :)

Mengatur permission di linux adalah suatu hal yang sakral, mengingat linux memiliki pengaturan hak dan akses yang ketat pada file maupun direktori (folder).

Ada kalanya kita berasa buntu untuk mengatur permission untuk jumlah folder dan file dalam satu direktori yang terdiri dari puluhan atau ratusan atau bisa jadi ribuan file dan folder. Kalau backup bisa dilakukan dengan rsync tuh :)

Cara Mengatur Permission Folder 755 dan File 644

Satu yang sering terjadi adalah pengaturan hak akses untuk folder dan file untuk keperluan hosting, dimana kebanyakan pengaturan untuk folder adalah 775 dan file ke 644.

Sedangkan kita tidak mungkin dong mengatur keduanya secara manual satu persatu folder dan file, apalagi jika data tersebut sudah kita upload ke web server, akan butuh waktu sangat lama untuk memecahkan masalah ini.

Dengan menggunakan suatu aplikasi seperti filezilla misalnya, kita bisa mengatur folder seraca recursive, tapi bukan itu maksudnya. Karena aturan yang ada adalah Folder 775 dan File 644.

Alamaak.. benar-benar pusing. Tapi bukan berarti gak ada cara mudahnya. Karena kita bisa membuatnya menjadi lebih mudah dengan membuat permission berdasarkan tipe data (file atau folder).

Caranya ( Lakukan di terminal )

Merubah seluruh file memiliki permission 644 :
  • find nama_folder/ -type d -exec chmod 755 {} \;
Merubah seluruh folder memiliki permission 755 :
  • find nama_folder/ -type f -exec chmod 644 {} \; 
 
Jika owner dari folder / direktori atau file berbeda, bisa jadi kita membutuhkan hak administrator / root dengan menambahkan sudo diawal perintah.

Belum dicoba? Mari coba dulu :)

Tidak ada komentar

Trims untuk kunjungannya, silahkan berkomentar :