Header Ads

Begini Cara Berboncengan Biar Aman dan Nyaman

Joherujo - Salah satu hal yang lazim kita jumpai dijalanan adalah motor dengan membawa boncenger (pembonceng) di belakang.

Sebenarnya, motor lebih nyaman digunakan untuk perjalanan solo (sendiri) khususnya untuk motor sport.

Akan tetapi dalam peraturan yang ada, motor boleh digunakan untuk mengangkut satu orang penumpang. Ya, cukup satu orang penumpang - biar tidak membahayakan dan lebih aman.

Meskipun hanya membawa satu orang boncenger di belakang, belum tentu rider didepan merasa nyaman dalam mengendalikan motor.

Nah, untuk mengatasi hal tersebut ada baiknya untuk memperhatikan tips berikut ini supaya aksi berboncengan di sepeda motor menjadi aman dan nyaman :

Cara Berboncengan Biar Aman dan Nyaman
Salah satu berboncengan yang benar

1. Atur Jarak Duduk
Sebagai orang yang dibonceng, sebaiknya mengatur jarak duduk agak merapat kepada rider / pengendara. Hal ini untuk menjaga keseimbangan motor yang tentunya akan memudahkan pengendalian sepeda motor.

2. Pembonceng Jangan Melawan Arah Motor
Maksudnya adalah, pembonceng sangat tidak disarankan mengendalikan laju motor dengan menggunakan/berat badan. Terkadang pembonceng ada yang merasa takut saat cornering (motor berbelok) , sehingga saat motor miring, dia menahan kemiringan tersebut dengan menegakkan badan ke kanan atau kiri berlawanan dengan kemiringan motor.

Selain pada saat berbelok, dengan menggunakan berat badan-pun pembonceng tidak disarankan untuk mengendalikan arah motor (ke kanan maupun kiri) menggunakan berat badannya.

3. Berpegangan Pada Pengendara
Terkadang kita seing melihat pembonceng yang lebih suka berpegangan pada behel belakang yang umumnya ada pada motor. Hal itu bisa berpengaruh pada keseimbangan pengendalian motor.

Cara yang benar untuk berpegangan adalah berpegangan pada si pengendara.

Salah satu pembonceng dan pengendara yang salah
Begini salah satu gaya duduk saat berkendara yang salah & tidak safety

4. Gaya Duduk
Gaya duduk yang disarankan adalah dengan menghadap kedepan mengikuti laju motor. Sangat tidak disarankan duduk menyamping (model perempuan) karena akan berpengaruh pada keseimbangan motor.

5. Gunakan Perlengkapan Safety
Jangan pernah lupa untuk menggunakan perlengkapan safety seperti yang digunakan oleh pengendara.

Perlengkapan yang wajib  meliputi helm dan jaket. Tapi disarankan juga melengkapinya dengan sepatu, kaos tangan. Untuk perjalanan jauh usahakan menggunakan peralatan tambahan meliputi pelindung sendi lutut dan lengan (knee pad & elbow pad) dan sediakan juga raincoat, tapi jangan yang model ponco.


Perhatikan juga penggunaan pakaian yang aman, karena banyak kejadian kecelakaan akibat penggunaan pakaian yang tidak aman sehingga terlilit kedalam putaran roda atau gear.

6. Muatan Barang
Perhatikan besar / banyak muatan barang yang kita bawa. Jangan sampai melebihi berat dan ketinggian. Perhatikan, kendaraan memiliki batasan maksimal berat yang bisa ditolerir (termasuk penumpang dan barang) dan jangan pula membawa barang yang melebihi ketinggian. Selain bisa menghalangi pemandangan pengendara lain, tentunya itu tidak aman.

Demikian beberapa tip yang bisa diaplikasikan saat berboncengan biar aman dan nyaman. Ohya.. satu lagi.. jangan lupa berdoa sebelum starter dipencet.

Tidak ada komentar

Trims untuk kunjungannya, silahkan berkomentar :